by Gita Savitri Devi

6/16/2017

Be Like Forrest Gump

 

Kutipan di atas gue ambil dari Instagram @humansofny, salah satu akun favorit gue. Isinya cerita para New Yorker yang bermacam-macam. Ternyata dari wajah dan penampilan yang biasa, selalu ada cerita luar biasa yang layak untuk didenger dan untuk dijadiin bahan merenung.

Kutipan di atas lebih gue rasa sangat resonate apa yang gue percayai. Karena begitu lah cara gue menjalani hidup ini. 

Banyak orang pikir gue terlalu polos. Tapi sering juga kepolosan itu diperlukan. Karena dari "kepolosan" itu gue jadi nggak lupa caranya bersyukur. Dari "kepolosan" itu gue nggak lupa untuk terus merunduk. Dan dari "kepolosan" itu juga gue bisa cepat bangkit lagi di kala diterpa masalah.

Gue percaya hidup itu seringkali sulit karena manusianya yang mempersulit. Entah karena kita terlalu banyak mikir, terlalu banyak mengeluh dan komplain, atau terlalu banyak mengira-ngira hal yang belum terjadi.

Berpikir seperti Forrest Gump itu perlu. Kita nggak perlu tau semua, nggak perlu take everything into a count, nggak perlu terlalu memikirkan suatu hal, nggak perlu merencanakan semuanya.

Cukup aja kita tau apa tujuan kita. Apa yang kita mau. Apa yang ingin kita lakukan. Supaya kita selalu punya satu alasan kenapa kita harus tetap jalan ke depan.

Just like what this guy said, Forrest figured everything out because he just kept going.

Don't stop. Keep going.
Share:

50 comments

  1. thank you gita for keeping me remember how to be greatful of what we had :)

    ReplyDelete
  2. Gue baca ini pas di kantor dan lagi suntuk-suntuknya, and then gue langsung ngerasa "oh iya ya, bener banget.."
    Tks Git, gue selalu baca blog dan nonton youtube lo. gue kagum sama lo, masih muda tapi bisa jd influencer yang menurut gue keren banget. sehat-sehat ya Git.. :)

    ReplyDelete
  3. "Hidup itu simpel, orang-orangnya aja yang ribet." -pergijauh

    ReplyDelete
  4. Kasih tips ngeBLOG dong kak git

    ReplyDelete
  5. Thank you so so so much ka Git! You gave this words just like in a very right time. Disaat gue masi butuh semangat karna kegagalan masuk PTN. Atau mungkin ga hanya gue disini yg ngerasain. Biasalah, klise anak lulusan SMA, kak hehe. May Allah be with you always, dan semua impian kaka kecapai juga aamiin. Thanks again!❤

    ReplyDelete
  6. Assalamualaikum Teh Gita.. Semangat terus sebar kebaikan yaa.. Sukses sukses..:D

    ReplyDelete
  7. Don't stop, keep going. Menarik.

    ReplyDelete
  8. Sukses terus kak gita. Terus semangat bikin blog dan vlog yang bermanfaat yaa. Terima kasih karena terus menginspirasi.

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  10. Menurut kk jadi orang yang ikut-ikutan atau ada orang yang menghambat diri kita untuk maju ibaratnya mental kepiting. Gimana sih biar kita enggak gampang ikut-ikutan atau meng'iya'kan sesuatu dengan cara "gue ikut lo aja", tanpa mikirin nantinya gimana, tujuan gue cuman ikut temen2 aja, pemikiran gue iya setuju-setuju aja dan kepikiran gue gak kebuka. Makasih

    ReplyDelete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Makasih kak gita atas tulisannya�� Jujur aku akhir2 ini sering galau gara2 antara milih sibuk jadi atlet squash (yang latihannya soon september nanti bakal tiap senin-jumat dan waktunya pagi sore yang pasti bakal ngeganggu waktu belajar di sekolah) atau berenti squash dan serius belajar kelas 3 sma biar masuk ke ptn favorit. Aku terus2an galau sama keegoisan dan ambisi aku sendiri. Aku sekolah di salah satu sma favorit di bandung yg dimana lulusannya mostly masuk ptn favorit. Dan aku terus2an bimbang. Aku gamau aku gagal masuk ptn atau gamasuk ptn favorit cuma gara2 kesibukan aku latihan squash. Tapi aku pikir kak gita udah berhasil melunakan hati dan pikiran aku. Aku jadi sadar kalo aku terlalu egois sama hidup ini. Pas aku galau perkataan "aku harus menggapai yang aku harapkan. Harus sesuai dengan apa yang aku harapkan" selalu stay dalem pikiran aku. Alhamdulillah nya sekarang udah ngga karna skrg kak gita udah membuat aku berpikir semua udah ada yang ngatur. Soal jalan hidup, rezeki, dll gimana nanti. Yang penting jalanin dulu dengan senang hati dan penuh rasa bersyukur :)

    ReplyDelete
  13. Pelajaran baru buat hari ini, κ°μ‚¬πŸ’™

    ReplyDelete
  14. "gue percaya hidup itu seringkali sulit karena manusianya yang mempersulit. Entah karena kita terlalu banyak mikir, terlalu banyak mengeluh dan komplain, atau terlalu banyak mengira-ngira hal yang belum terjadi". suka kata-kata yang ini

    ReplyDelete
  15. semacam akun @proud.project yaaa. inspiring

    ReplyDelete
  16. one of my favorite movie of all time. Ngajarin gak ada salahnya jadi orang yang 'sedikit berbeda' dan polos. Bahkan karena pilihan-pilihan sederhana yang dibuatnya, dia bisa menjalankan hidup yang luar biasa yang orang lain enggak pernah sangka bisa ia lalui.

    Nice post, tho! :) :)

    ReplyDelete
  17. Sumpah deh kak, saya gak nyangka ada ulasan keren di blog kakak yang se keren dan se amazing ini :D . I will always keep follow and keep reading di blognya kakak deh,, pokoknya artikelnya bermanfaat dan sangat disayangkan jika di lewatkan.

    ReplyDelete
  18. "Engga perlu terlalu memikirkan suatu hal, engga perlu merencanakan semuanya"

    Kaya Di TAMPAR bacanya :') aku tipikal yg pemikir bangetttt:'"

    ReplyDelete
  19. Thankyou so much kakgit. Keep inspiring us!!😊

    ReplyDelete
  20. Kakgita... Salam kenal
    Hihi numpang komen + curcol
    Aku amy. salah satu dari sekian banyak org yang gak ngerasa bosan nnton video kk di youtube, aku suka banget sama cara pikir kakak . specially when you talk about muslim, love it .
    Sebenarnya aku baru mulai nnton video kk pas bulan april . Tapi dunno why, I think I really miss your video everyday hihi . Sayangnya aku gak main insta dan gak punya channel youtube jadi gkbisa ikut komen disana .
    Barusan aku nnton video kk yg 100K subscrber
    Smangat yah kak git . Ada satu janji Allah yang ampuh untuk meredam rasa kecewa atau apapun yg semacam itu "dan bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar"
    #Sabargakadabatasnya

    ReplyDelete
  21. Anonymous said...
    Kakgita... Salam kenal
    Hihi numpang komen + curcol
    Aku amy. salah satu dari sekian banyak org yang gak ngerasa bosan nnton video kk di youtube, aku suka banget sama cara pikir kakak . specially when you talk about muslim, love it .
    Sebenarnya aku baru mulai nnton video kk pas bulan april . Tapi dunno why, I think I really miss your video everyday hihi . Sayangnya aku gak main insta dan gak punya channel youtube jadi gkbisa ikut komen disana .
    Barusan aku nnton video kk yg 100K subscrber
    Smangat yah kak git . Ada satu janji Allah yang ampuh untuk meredam rasa kecewa atau apapun yg semacam itu "dan bersabarlah, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar"
    #Sabargakadabatasnya

    ReplyDelete
  22. mantaaap kak git, izin ngutip kata-katanya buat caption instagram yaa, ehehe

    ReplyDelete
  23. Setuju bgttt. Gue juga sering berpura-pura polos supaya bisa dapet banyak informasi dari sekitar kak git. Kadang emang berperilaku polos itu perlu buat ngeprevent distraction yang udah nggak ada abisnya.

    Btw gue juga lagi nulis nih. Belajar nulis lebih tepatnya hehe. Gara-gara baca blog kak git jadi pengen nulis lagi karna gatel yaa banyak yang musti didiskusikan sepertinya. Mampir yaa

    ekanandapna.blogpsot.co.id

    ReplyDelete
  24. glad to got an article like this. worth to read, of course. gue pribadi masih worried about my truth personality. dan awalnya gue nggak tau tolak ukurnya gimana. sampai akhirnya gue nemuin website yg berisi content ttg MBTI dan blog ini tentunya. gue mencoba menganalisa diri gue dan sejauh ini kepribadian yg menurut gue mendekati diri gue sendiri yaitu INFP & INTJ. gue masih blm tau gue itu termasuk pihak yg mana. krn kalo gue liat, mereka berdua punya banyak kesamaan. which means gue ngerasa cocok juga didiri gue. gue punya banyak temen, gue bisa dibilang mudah bergaul sama siapapun (yah walau literally nggak bs dibilang mudah juga) . dari yg pendiem, nakal, biasa, cerewet. gue punya banyak temen. tapi gue ngerasa kalo gue cuma bisa ngomong dan nyaman sama satu dua orang. for sharing anything with others feel like insecure to me. kadang gue bingung saat hrs mengemukakan pendapat atau sekedar sharing hal ringan sama orang lain. krn itu nggak akan nyambung dan rasanya hah.. gue lebih nyaman berjam jam sama buku dr pada dengerin ocehan temen2 gue yg gue nggak tau lagi pada dibawa kemana. kadang gue cuma nge 'iya' in omongan orang krn gue males berargument ttg hal kecil sekalipun. gue ngerasa entah knp bisa dgn mudah menelaah tingkah laku seseorang, sikap dan omongan dia apakah suatu kebohongan atau bukan, apakah org kaya gini adalah orang yg bs melebur sama gue atau tdk. makanya gue ngerasa less insecure. kalo sama orang baru gue bener2 nggak bisa memulai interaksi, gue biasanya cuma diem dan diem. dan kadang gue bingung sama orang yg bilang 'lo ceria banget dah, nggak pernah galau, nggak pernah ada masalah kali ya?' , gue cuma bisa '?' dan mengakhirinya dgn senyum. disisi lain 'lo diem banget si ma, lo tu terlalu diem tau nggak? lo tu kaya hidup didunia lo sendiri, orang mau berinteraksi sama lo jd bingung.' dan dari sana orang bilang gue aneh, aneh dan aneh. dan saking muaknya ttg hal tersebut gue kadang bilang 'iya gue aneh, mungkin krn gue ini vampir jd nggak bisa bergaul sama manusia.' apakah ini yg dinamakan introvert-ekstrovert? gue nggak tau perpaduan macam apa itu dalam satu jiwa. kadang dulu gue mencoba utk menjadi org lain supaya personality gue bs lebih related sama org lain. tp yah, jd orang lain itu susah, nggak enak, maka gue pun kembali menjadi diri gue sendiri. yg lebih suka dirumah, bilang 'nggak' saat diajak main, ngabisin hari sama buku dan dvd, berpenampilan tanpa memikirkan mode. yg pasti gue ngerasa terganggu dengan kata aneh yg kadang mereka sematkan ke gue. dalam diamnya gue, orang lain nggak tau kalo otak gue rame banget. dalam diamnya gue, kadang gue cuma mau mengobservasi kehidupan. krn saat kita memulai sesuatu kaya life observer, it kinda.. awesome, dimana kadang kita menyadari beberapa hal yg terlambat kita sadari, atau orang lain belum tentu sadari. kita belajar dan mendapat hal baru dr semua itu, gimana moral bisa dibaca dalam sedikit tutur kata, sekilas kedipan mata.
    tapi semakin kesini gue jg berusaha untuk memanage diri gue, personality gue supaya bs lebih mudah dimengerti org lain. walau yah, baru tindakan2 kecil aja si, gue bahkan bingung harus mulai dr mana. tapi, segimanapun anehnya gue dimata orang, gue nyaman dgn diri gue sendiri. terlepas dari jenis kepribadian apakah gue ini. i just feel comfort about myself. noh kan, krn tulisan, komentar gue jadinya melebihi artikelnya kak gita. maaf ya kak. uneg2 hehe. and thank for this article, that someone like me, like us, can finally understand our self or something that we aren't notice at all. terima kasih untuk blog dengan wadah inspirasinya. keep rising.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Omg i just read your comment believe or not i'm just exactly like you, i discover myself as Ambivert (introvert-ekstrovert) i have a problem like you, people tend to confused about my personality. But It's really fun to have that personality because you know when you want to be Alone, just chilling at home and be like introvert or go out with some friends like ekstrovert, but the truth has been told that i like to observe too, but i consider myself as flexible human being lol

      Delete
  25. Mungkin kak Git bisa baca buku karangan Emre Dorman PhD dgn judul "People Are Asleep They Wake Up When They Die" kak, or at least take a glimpse look :)

    ReplyDelete
  26. Thank you for this short but inspiring writing! I should watch and read Forest Gump again. Totally true. I want so many and make things complicated sometimes. While all I have to do is think big, act small, act now. And keep going. πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  27. mashaAllah kak gita tulisannya bagus2 semoga bisa cepet kelar bukunya. tetaplah menginspirasi ya kak gita

    ReplyDelete
  28. Kagita, mau nasi padang? πŸ˜‚πŸ˜‚

    ReplyDelete
  29. saya kira orang tua dan nenek moyang kita sudah mengajarkan prinsip hidup seperti itu, seperti misal saya orang bugis makassar memiliki prinsip sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai. yang mengajarkan kita akan keinginan, kemauan dan keteguhan dalam menajalani dan mencapai tujuan hidup kita masing - masing. saya rasa seharusnya kita sebagai generasi muda banyak belajar dari petuah leleuhur kita dengan cara mendengarkan cerita dan membaca buku history yang saya rasa budaya literasi kita pudar ditelan oleh kecanggihan teknologi. say hadir disini bukan untuk menghakimi hanya sekedar mengingatkan, nda ada maksud lain karena kita semua bersaudara wlalauoun beda suku, budaya dan latar belakang tapi manusia harus saling membantu. salam kenal mbak gita, salam hormatku, salam perjuangan (menyebarkan kebaikan).

    ReplyDelete
  30. very inspiring!<3 by the way kak, aku juga nulis salah satu post yang inspired by kak gita, sebenernya sih dari nonton reply 1988 juga si dan masih relate sama post annya kak gita ini. apapun yang terjadi kita harus keep going, because life is like a box of chocolate!

    ReplyDelete
  31. Yasss, Kadang kepolosan slalu jadi hal yg dikesampingkan

    ReplyDelete
  32. allah maha besar. kita sama sama sebagai mahluk yang dikasih nikmat begitu besar sama allah, kadang suka malu "apakah pantes gua untuk dapetin semua nikmat ini" sedangkan gua cuma orang berdosa, iman juga terkadang turun naik, ya tapi itulah allah, maha pengasih lagi maha penyayang, dan buat orang yg sekilah baca tulisan gua ini, dan masih merasa bahwa allah (tuhan) itu gak sebaik itu, wake up! banyakin belajar "bagaimana cara tuhan menjawab doa hambanya" karna semua kekecewaan itu hanya kita sendiri yang buat dari cara kita gak mengerti bagaimana allah menjawab doa doa kita, salam damai

    ReplyDelete
  33. Thank you kak git, gue baca ini di saat saat gue pusing harus responsi bulak balik dan gue baru sadar seperti yang lo bilang kak "hidup itu seringkali sulit karena manusianya yang mempersulit" mungkin gue harus jalani, hayati, nikmati jangan mempersulit yang udah sulit wkwk.

    ReplyDelete
  34. Makasih kak gita, artikel ini menjawab semua kegundahan gue. Thank u so so so much

    ReplyDelete
  35. Ini seperti..
    Kamu mengubah fix mindset menjadi grow mindset :")

    ReplyDelete
  36. Saya komentar di postingan ini karena komentarnya yang sedikit. Dan maaf Saya juga gak paham itu kutipan bahasa inggrisnya, sorry :(

    ReplyDelete

Show your respect and no rude comment,please.

Blog Design Created by pipdig